Image by mohamed Hassan from Pixabay 

Semakin banyak masyarakat berbisnis online melalui sistem  dropship dan reseller. Hal ini karena dua sistem ini memberikan kemudahan kepada pebisnis pemula untuk melakukan bisnisnya, kemudahan tersebut yaitu tidak memerlukan modal yang besar, tidak repot harus menyimpan stok barang di gudang.  

Apakah dua sistem bisnis tersebut benar-benar dapat memberikan keuntungan yang besar secara cepat? Jawabanya relatif, tergantung dari proses yang dijalani oleh para pebisnis yang menggunakan dua sistem tersebut.


Dropship atau Reseller?


Pada prinsinnya kedua bisnis ini sama-sama menjualkan barang orang lain, sehingga otomatis keuntungan yang didapat tidak sebesar jika menjual dari produk kita sendiri. Maka diperlukan strategi jitu agar dropship dan reseller dapat memberikan keuntungan kepada kita. 

Kita akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk bentuk komisi jika menjalankan bisnis dropship dan reseller. Dropship adalah bisnis yang menjualkan baragn dari supplier, tidak perlu ada stok barang dahulu. Dropshipper menetapkan harga barang sebelum dijual ke konsumen. Sedikit berbeda dengan dropshiip, reseller harus membeli produk sebagai stok usaha. Kesamaan dari bisnis dropship dan reseller adalah sama dalam menjual barang yang dimiliki orang lain.

Kedua sistemnya memiliki kelebihan dan keuntungan sendiri-sendiri. Jika kita membutuhkan bentuk fisik barang yang akan dijual dapat memilih reseller. Tapi jika kita tidak memerlukan bentuk fisik barang dikarenakan ketidaktersediaan tempat menyimpan barang dapat memilih dropship.

Cara Dapat Keuntungan dari dropship dan Reseller


Agar dapat mendapatkan keuntungan dari dropship atau reseller sebenernya mudah, cukup menaikan harga sesuai keinginan kita dari harga supplier. Namun reseller lebih dapat memberikan keuntungan dari dropship, karena supplier reseller dapat lebih banyak memberi potongan harga jika kita membeli barang dengan jumlah tidak sedikit.

Penentuan harga di dropship selain menaikan harga diatas harga supplier, kita juga masukan biaya kirim ke kepada konsumen. Pada saat konsumen memesan barang, maka kita kirimkan ke supplier harga sesuai suplier dan biaya kirim ke konsumen. 

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menggunakan Dropship dan Reseller :


Memilih produk


Pilihlah produk yang akan dijual, produk yang mempunyai kualitas dan potensi pasar yang baik. Gunanakn hal-hal berikut dalam memilih produk yang akan dijual :

  • Batasi dalam jumlah barang yang akan dijual.
  • Lebih spesifik barang yang  ditawarkan akan lebih baik.
  • Memilih barang yang dibutuhkan jangkap panjang, mengikuti trend dan sangat dibutuhkan oleh kebanyakan konsumen.
  • Memilih produk yang banyak peminatnya.
  • Produk mempunyai ketahanan yang baik.
  • Jangan menjual produk yang dijual oleh kompetitor kita yang besar.
  • Distribusi yang mudah dari suatu barang dapat dijadikan pilihan yang baik.

Kenali konsumen 


Setelah menetapkan barang yang akan dijual,  hal penting lainnya yaitu mengenali konsumen kita. Tetapkan target pasar kita secara detail dari usiam jenis  kelamin, hobi dan faktor yang dapat dipakai dasar untuk mempromosikan produk kita. Hal ini bisa sangat efektif dalam memasarkan produk berdasarkan indentitas konsumen.

Menganalisis kompetitor


Kita perlu untuk belajar dari kompetitor, bagaimana mereka menjalankan bisnis mereka. Mulai dari pemasarannya, kekurangan mereka, sampai  bagaimana mereka mencari solusi dalam pemecahan masalah bisnis mereka. Karena dengan mempelajari kompetitor dapat menjadi saran mematangkan strategi pemasaran bisnis kita. Selain itu, kita perlu tahu juga perberdaan setiap kompetitor dan daya tarik setiap kompetitor bagi konsumen.

Demikian tulisan berkaitan dengan pengertian dropship dan reseller dan bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari dua sistem tersebut.