Menjadi Reseller Untuk Mahasiswa : Peluang dan Tantangan

Siap bilang mahasiswa tidak bisa mendapatkan penghasilan?  Salah satu usaha yang dapat dijalani oleh mahasiswa, tanpa harus mengganggu atau meninggalkan kuliah yaitu menjadi reseller. Tulisan ini akan membahas reseller untuk mahasiswa dilihat dari peluang dan tantangannya. 

Peluang 


Ada beberapa hal yang membuat reseller menjadi peluang usaha yang menarik bagai mahasiswa yaitu antara lain :

1. Cepat Memulai Bisnis

Dengan menjadi reseller, Anda dapat memulai bisnis dengan cepat, tanpa dibebani biaya-biaya awal untuk menjalankan usaha. Ketika Anda sudah mendaftar menjadi reseller disuatu produk, Anda bisa langsung berjualan dengan mempromosikan produk di media sosial. Selain itu Anda tidak harus menunggu stok barang tiba.

2. Produk Sangat Beragam

Produk yang dijual sangat beragam tanpa dibatasi melalui reseller. Banyaknya jenis produk yang tawarkan, maka semakin besar peluang untuk meraih keuntungan.

Anda bisa menjual beragam produk. Misalkan Anda seorang reseller baju, Anda dapat menjual perhiasan, sepatu, tas jam tangan, pakaian dalam, aksesoris, , atau produk lainnya. Tidak memerlukan biaya dalam menambahkan produk di toko onlin, karena  Andahanya membayar barang saat pelanggan membeli dari toko online Anda.

3. Waktu yang Fleksibel 

Untuk mahasiswa yang masih disibukan waktunya dengan kulian. Binsis melalui reseller menjadi tetap untuk mahasiswa yang ingin mencari tambahan. Karena reseller waktu menjalankan bisnisnya sangat fleksisbel. Proses reseller sebagain besar dilakukan secara online dan dapat dilakukan tanpa dibatasi waktu dan tempat.   

4. Mandiri Menentukan Margin.

Dengan menjadi reseller, Anda secara mandiri dapat secara bebas menentukan harga jual untuk mendapatkan margin. Biasanya biaya barang di reseller itu murah, sehingga Anda bisa  menetapkan harga produk yang akan memberikan profil untuk Anda.,

5. Tidak Ada Stok Barang,  

Menjadi reseller Anda tidak akan direpotkan dengan barang yang harus distok. Karena barang ada jika ada pemesanan dari konsumen, jika menggunakan dropship produk/barang langsung dikirim ke alamat konsumen.

6. Modal Rendah

Reseller menjadi bisnis yang tepat bagi mahasiswa yang tidak mau mengambil resiko dalam bisnis, karena minim dan rendahnya biaya untuk menjadi reseller. Bahkan ada reseller yang tidak perlu mengeluarkan modal, cukup menawarkan produk kepada konsumen.

7. Kategori dan Jenis Produk Dapat Ditambahkan Dengan Mudah.

Tidak ada batasan jenis dan kategori barang dalam bisnis melalui reseller. Meskipun demikian, kotegori barang/produk dapat diuji oleh reseller tanpa wajib membeli stok produk tambahan.  pilihan produk jualan untuk di resellerkan dapat ditambahkan hanya dalam waktu tidak panjang.

8. Risiko Kerugian Yang Rendah.

Biaya yang rendan dan bahkan tanpa modal berbisnis dengan menjadi reseller. Ditambah Anda tidak harus membeli produk dengan jumlah yang banyak. Tidak terlalu tingginya biaya pengiriman, karena barang dibayar jika ada pemesanan di toko online reseller Anda. Hal ini menghindari resiko kerugian produk tidak terjual.


Tantangan Menjadi Reseller

Meskipun reseller merupakan salah satu bisnis sampingan yang paling mudah dilakukan oleh mahasiswa. Karena tidak terlalu banyak menggunakan tenaga dan waktu, serta memberi keuntungan sesuai keinginan. meskipun demiikan ada beberapa tantangan menjadi reseller untuk mahasiswa yang harus dihadapi mahasiswa jika memilih menjadi reseller, yaitu

1.       Ketatnya Persaingan

Banyaknya jumlah  reseller saat ini,mulai dari sesama reseller yang mengambil barang dari satu agen atau sampai beda agen. Hal ini mendatangkan persaingan dagang antar reseller. Oleh karena itu diperlukan strategi penjulaan yang tepat, agar tidak kalah dalam pesaingan bisnis reseller.

2.       Produk yang dijual tidak pahami dengan baik.

Kurang memahaminya reseller terhadap produk yang ditawarkannya,  mungkin bisa disebabkan karena banyaknya Jenis dan jumlah produk. Sebenernya apapun barang atau produk yang diambil untuk bisnis reseller tidak ada ada masalah, asalkan harus benar-benar memahami produknya. Dengan memahami produk, akan mempermudah memberi penjelasan kepada konsumen terhadap suatu produk.

3.       Kurang Paham Internet Marketing

Masih banyaknya mahasiswa yang terjun di bisnis reseller kurang memahami internet marketing. Kebanyakan bisnis reseller di lakukan secara online, sehingga menuntut mahasiswa yang menjalankan bisnis reseller untuk memahami internet marketing. Sebagai suatu strategi dalam memasarkan produk secara onlinen, Internet marketing mempunyai peranan penting.

4.       Salah Mematok Komisi

Banyak jumlah pesaing dalam usaha reseller, tidak terhindari untuk perang harga diantara reseller. Untuk bisa mengalahkan persaingan harga, perlu keberanian dan perhitungan matang dalam menentukan harga suatu produk. Karena jika salah perhitungan harga akan ditinggal oleh konsumen.


Mudah-mudah tulisan ini dapat memberikan pengetahuan dasar dalam menjadi reseller untuk mahasiswa