Sudah hampir 11 bulan tanda- tanda Virus Covid 19 untuk mau pergi dari negara ini belum nampak. Dampak terhadap bisnis masih terasa, banyak bisnis- bisnis belum bisa berjalan normal. Perubahan pola kehidupan berubah, Pemerintah telah menghimbau kita buat social distancing atau mengisolasi diri di rumah jika tidak perlu- perlu sekali ke luar, biar virus tidak makin cepat tersebar.

Bisnis online menjadi salah satu bisnis yang tidak terlalu berpengaruh dengan pendemi Covid 19. Sebab bisnis ini bertransaksi langsung dengan konsumen. Seluruh transaksi mulai pembayaran, stok barang serta pengiriman barang dilakukan secara online.

Akibat Pendemi Corona Terhadap Bisnis


Terdapat sebagian industri yang sudah mengalami akibat kurang baik akibat wabah Covid- 19 belum lama ini. Salah satu akibat virus Corona terhadap ekonomi di Indonesia nampak dari penyusutan nilai mata uang Rupiah Indonesia terhadap Dollar Amerika.

Tidak hanya itu, sebagian industri di Indonesia juga tengah alami penyusutan ataupun terdampak negatif akibat pandemi Covid 19 ini, antara lain; Industri perhotelan, Industri manufaktur, Bisnis pariwisata, Bisnis ritel, Bisnis barang Modern, Pasar saham , Usaha smartphone, dan Bisnis angkutan ( pesawat, kapal,  angkutan darat)

Industri manufaktur, pariwisata, dan perhotelan mendapatkan pukulan yang sangat telak semenjak adanya pandemi Covid 19. Hal ini nampak jelas sebab berlangsung penyusutan okupansi yang signifikan sehingga bermacam industri melaksanakan bermacam upaya efisiensi.

Tidak hanya yang disebutkan di atas, tidak menutup kemungkinan industri yang lain pula lagi hadapi kemerosotan sebagai akibat terdapatnya pandemi Covid 19

Disaat ini para pelaksana usaha tengah menunggu serta menatap pertumbuhan karena belum terdapatnya kepastian situasi. Dan pasti saja pertumbuhan selanjutnya hendak bergantung pada seberapa efisien aksi pengendalian virus Corona yang dicoba oleh pemerintah Indonesia dan masyarakatnya.

Memilah Bisnis di Masa Pendemi Covid 19


Sepanjang masa pandemi, pelaku bisnis bergeser secara online. Selain gampang, sebagian orang wajib bekerja di rumah sehingga belanja online jadi pemecahan supaya tetap menjalankan protokol kesehatan.

Selain dapat membagikan keuntungan seperti bisnis konvesional, bisnis online rupanya dapat dikerjakan sebagai bisnis sampingan dari rumah. Nah, untuk kalian yang mau mencobanya, tidak terdapat salahnya mengawalinya dari saat ini.

Pandemi virus Corona sudah membawa akibat yang lumayan terasa untuk pelaku usaha di segala dunia. Termasuk di Indonesia. Mayoritas pelaku usaha terpaksa menghentikan kegiatan usahanya, sebab kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Seperti turunnya pendapatan rumah makan, kafe, mal, dan sebagainya. Tetapi, di sisi lain ada kenaikan yang signifikan terhadap transaksi penjualan secara online.

CNN Indonesia melansir statment Menteri Koperasi serta Usaha Kecil Menengah( UKM) Teten Masduki yang mengatakan, transaksi penjualan online bertambah sampai 350% di tengah pandemi Covid- 19. Menurut laporan BPS berjudul“ Statistik E- commerce 2019” pula mengatakan, tahun lalu sebanyak 15, 08% dari bisnis di Indonesia dijalankan secara online, sisanya 84, 92% masih offline.

Hasil riset terkini yang dibeberkan Departemen Koordinator Bidang Perekonomian, sepanjang masa pandemi Covid- 19 tercatat terdapat kenaikan sampai lebih dari 300 ribu pengusaha baru yang masuk ke ranah online.

Kenaikan tersebut lumayan masuk akal, alasannya terdapatnya pembatasan sosial serta berkurangnya kegiatan di luar rumah mendesak warga lebih konsumtif melaksanakan transaksi lewat platform digital.

Mudah ditemui juga usaha- usaha baru berbasis social commerce kekinian. Mereka menggunakan media sosial buat mengawali wirausaha. Ada yang berjualan santapan, baju, sampai jasa.

Sebagian melaksanakan pekerjaan tersebut penuh waktu mengambil alih pekerjaan sebelumnya, sebagian lagi mengisi waktu luang di sela- sela pekerjaan utamanya. Kesempatannya memanglah cukup menjanjikan, sebab opsi platform promosinya pula sangat bermacam- macam.

Kegiatan perekonomian berbasis teknologi data ataupun daring( online) hendak memainkan peranan lebih berarti dalam keadaan pascapandemi Covid- 19.

Pandemi Covid- 19 ini bukan cuma hanya ancaman tetapi kesempatan untuk sektor jasa supaya lebih menyesuaikan diri serta bertransformasi di sektor perekonomian, serta pemerintah butuh lebih banyak menolong kegiatan bisnis dan perekonomian berbasis teknologi data.

Hal tersebut perlu dicoba mengingat kegiatan perekonomian berbasis teknologi data ataupun daring( online) hendak memainkan kedudukan lebih penting pada waktu mendatang.

Pola kerja dari rumah ( Work From Home/ WFH) diperkirakan bakal jadi lebih lumrah dalam pelaksanaannya oleh beberapa kantor industri akibat akibat dari COVID- 19, serta diperkirakan hendak bersinambung bakal sehabis pandemic bisa tertangani.

mungkin dimasa depan WFH bakal menjadi model usaha yang menarik untuk dilanjutkan sehingga akan adanya bermacam penyesuaian dari pola kerja industri.

Disaat ini seluruh kegiatan jual beli dilakukan secara daring dan melaksanakan prinsip pengantaran, paling utama buat sektor restoran serta bisnis makanan- minuman dituntut melaksanakan bisnis di mana pesanan bisa dilakukan secara daring.

Tidak sedikit pelaku UKM produk santapan yang berkomentar kalau, kenaikan transaksi online ini terjalin sebab adanya sebagian keterbatasan dalam melaksanakan kegiatan di luar rumah. Sehingga membentuk kebiasaan baru, ialah kebiasaan membeli segala sesuatu dari rumah.

Apalagi bukan cuma soal membeli santapan siap saji ataupun camilan tiap hari, tetapi pula belanja bulanan, belanja hobi, dan belanja keperluan rumah tangga yang lain.

Dan belum lama banyak kelihatan, para owner usaha telah mulai mengganti pola usahanya ke arah penjualan secara online, tidak hanya itu sebagian rumah makan cepat saji mulai menjual santapan dingin yang siap dihangatkan kapan saja, buat dimakan tanpa butuh keluar rumah.

Tidak hanya di bidang e-commerce ( jual beli via internet), bisnis online pula hadapi perkembangan pesat di bidang teknologi data( TI). Misalnya jasa pembuatan web serta aplikasi, penyusunan postingan, media massa online terlebih lagi konsultan di bidang IT.

Bisnis internet juga banyak dijalankan oleh mereka yang mempunyai skill di bidang tertentu serta mau menciptakan uang dari keahliannya tersebut. Kesimpulannya akan terbuka lebar kesempatan usaha online yagn dapat dicoba untuk orang yang mau berbisnis di tahun- tahun mendatang.

Bila pembaca mempunyai pendapata dan komentar mengenai  Bisnis Online : Bisnis yang Tidak  Terpengaruh Pendemi Covid 19, silahkan memberikan pendapat dibawah.